'klik' aku menutup pintu di belakangku. Seketika aroma pengharum ruangan khas lorong apartemen menggantikan aroma kayu manis hangat dari dalam. Aku menghela nafas panjang, menyenderkan bahuku di dinding lorong dan menghapus senyum dari wajahku. Empat tahun sudah aku menunggu untuk saat-saat tadi. Bertemu dengan mereka lagi. Mereka yang mungkin sudah menjadi bagian dalam hidupku yang lebih penting dari keluargaku. Maaf, mungkin merekalah keluargaku. Karena merekalah yang selalu ada untukku, bukan keluargaku yang sebelumnya tak pernah (mungkin) mengingatku namun tiba-tiba, empat tahun yang lalu memaksaku belajar di negeri mereka berada dan membuatku meninggalkan keluargaku disini. Mereka. Ketika tadi aku langkahkan kakiku di dalam ruangan, aku masih teringat bagaimana euforia ingatanku ketika dijejali memori saat dulu kami bekerja sama menciptakan harmoni-harmoni dan menyelaraskan nada-nada. Tapi, ada yang berbeda dengan mereka. Aku tak tau apa yang terjadi dengan mereka. Tetapi...