Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2021

Berpikir Matematis

Dari satu yang pecah tumpah menyiprat menjadi dua, sepuluh, tiga ratus satu, seribu juta, sampai tujuh milyar, ada beberapa ratus yang suara tawanya melayang-layang abadi di udara. Masih terdengar sampai hari ini, walau dadanya sudah bolong dicium peluru tak sopan, mendobrak, mengoyak, memaksa masuk, memerkosa satu, dua, tiga, sampai sepuluh tahun yang lalu.  Yang lain lagi terperangkap, tawanya tertahan di dalam dada yang masih perawan belum terkecup peluru. Jantungnya masih berdetak seratus ribu kali dan matanya masih berkedip dua puluh delapan ribu delapan ratus kali sehari walau jiwanya yang hanya satu dirampas direnggut diinjak diludahi.  Lalu hari ini, ada satu yang sambil mengaduk mie instan dengan tangan kanan, menuliskan cita-cita baru dengan pena di tangan kirinya. Mengkalkulasikan usia, uang, waktu dengan angka angka panjang yang belum masuk akal beberapa detik lalu. Dia bilang pada garpu berminyak yang diam saja bahwa cara paling mudah memahami hidup adalah dengan ...

Marah

Aku bilang padamu aku mau kejadianku menguap dari mana-mana.  Dari rahim ibu, dari ingatan kawan, juga dari pikiran & jiwanya.  Kamu bilang tidak bisa sekarang juga.  Lalu kuminta yang lebih mudah, agar kau hapus namaku satu persatu hurufnya dari mana-mana.  Dari sampul-sampul buku pelajaran sekolah, dari kitab suci halaman ke-921, dari ketas terlipat berisi puisi panjang pemberian mantan kekasih, dari atas gelas plastik berisi kopi dingin yang tak kau minum, dari surat izin mengemudi yang malas kuperpanjang, dan juga dari sertifikat kelahiran yang ibu simpan dengan baik di brankas rumah.  Kamu diam, tapi mereka dengar tanpa sopan tanpa permisi menempelkan telinganya di jendela.  Mereka berbisik pada satu sama lain, semua ini bukan tentangku & bisaku cuma meminta meminta dan meminta saja.  Kubuka jendelanya, kumaki dihadapannya dan kuteriakkan bahwa bisamu membuat marah saja.