Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2017

Stranger

He was once a clear figure, with skin and flesh A warm scent bursted out from each word he uttered Overtime the skin began to shrink and the flesh started to rot The familiar scent started to fade hence the words became scentless In this very moment he is just one of those blank faces Yet he's the only shadowy figure appears each night when I light up my candle

Once and Still

Then, They were sounded so light and empty before my home was ashes No pain and suffering in all the syllables Now, They are clinging to my legs, stumbling me in each step I take They are choking up my lungs, smothering me in each moment I breathe

A Short Story: Luka

Siang itu aku datang dengan satu lagi luka baru yang masih basah. Tersembunyi dibalik balutan baju hangat yang begitu jarang kukenakan. Luka ini akhirnya muncul dengan guratan jelas diatas kulitku setelah lama ia hanya berupa potensi, bulatan memar yang tak tampak. Aku meringis ketika lukaku tak sengaja tersentuh lengannya. Untuk pertama kalinya aku memperhatikan lengan itu, lengan yang selalu berupaya menggapai dan merengkuhku dalam dunia sepinya. "Luka baru?" Aku hanya mengangguk dan memaksakan senyum kepada orang asing ini. Tak ada yang kuingat tentangnya, bahkan namanya. Ia selalu kuabaikan. Hari ini pandanganku menyapa sekujur tubuhnya, bukan lagi hanya pada bayangannya. Lalu tersingkaplah, kain yang menyelubungi tubuhnya. Aku terpaku menatap kulitnya yang kotor, dipenuhi lebam dan goresan-goresan yang dalam. Lingkaran biru dan garis-garis merah memenuhi sekujur tubuhnya. Tentang luka-luka dan lebamnya yang sesekali dua kali pernah kudengar dari kicauan burung...