Aku merindu kehidupan seperti milik sebatang pohon, tampak tak sarat kesukaran.
Ia tak perlu takut akan kalut.
Meski ia tak tahu ke arah mana batang dan cabang-cabang kecilnya yang rapuh harus bertumbuh.
Ia tak perlu cemas akan sesat.
Meski ia tak tahu ke arah mana ranting-rantingnya yang kaku harus diayunkan.
Sesukar-sukarnya hal yang perlu ia lakukan adalah dua; percaya dan yakin.
Hanya kepada cahaya mentari yang menuntun lah ia perlu mempercayakan batang dan cabang-cabang rapuhnya tumbuh menyongsongnya.
Hanya kepada angin yang membelai lah ia perlu meyakini bahwa ranting-rantingnya telah tergiring dan mengayun ke arah yang semestinya.
Ia tak perlu takut akan kalut.
Meski ia tak tahu ke arah mana batang dan cabang-cabang kecilnya yang rapuh harus bertumbuh.
Ia tak perlu cemas akan sesat.
Meski ia tak tahu ke arah mana ranting-rantingnya yang kaku harus diayunkan.
Sesukar-sukarnya hal yang perlu ia lakukan adalah dua; percaya dan yakin.
Hanya kepada cahaya mentari yang menuntun lah ia perlu mempercayakan batang dan cabang-cabang rapuhnya tumbuh menyongsongnya.
Hanya kepada angin yang membelai lah ia perlu meyakini bahwa ranting-rantingnya telah tergiring dan mengayun ke arah yang semestinya.

Comments
Post a Comment