Wahai Dunia yang lapang, masih adakah sedikit saja tempat di tubuhmu untukku?
Bisa kah kau sisakan tempat kecil yang aman di mana saja?
Di antara retakan tanah kering yang pecah berkeping-keping, di celah kunci pintu rumah milik Ayah & Ibu, di udara yang menghantarkan tawanya ke seluruh penjuru ruangan, atau pada jarak antara huruf dan titik di atas kertas.
Sisipkanlah aku.
Comments
Post a Comment